Senin, 09 April 2012

kata mereka 6; persaingan pembunuh kreativitas

Diposkan oleh mongyimongyi di 09.34
Reaksi: 

Setuju kah teman-teman dengan tulisan DR. ROBERT ANTHONY dalam bukunya RAHASIA MEMBANGUN KEPERCAYAAN DIRI yang berjudul sub bab PERSAINGAN PEMBUNUH KREATIVITAS ?

Nah kalau ada dari teman-teman yang belum baca buku ini, saya tuliskan kembali sekilas kutipan isi sub bab ini :

Segala bentuk persaingan mempunyai sifat bermusuhan (saya sangat setuju dengan pendapat ini). Semuanya tampak bersahabat di luarnya tetapi motivasi utamanya adalah menjadi atau melakukan “lebih baik dari” orang lain. Anda ditempatkan di bumi ini untuk mencipta, bukan untuk bersaing, jadi jika persaingan digunakan sebagai motivasi dasar anda untuk melakukan sesuatu, hal itu secara harfiah akan berkomplot untuk menentang anda setiap kali. Yang kami katakana adalah bahwa tujuan hidup untuk MENJADI, bukannya untuk bersaing. Sebagaiman yang dikatakan oleh seorang guru “saya adalah untuk diri saya, bukannya melawan seseorang”. 

Walaupun mungkin tampaknya dunia adalah tempat yang kompetitif, dunia hanya kompetitif bagi mereka yang merasakan keharusan untuk bersaing. Kebanyakan orang akan menolak gagasan ini karena latihan yang mereka terima dimasa kanak-kanak dimana persaingan langsung dinilai dengan kue dan bendera amerika. Jika anda bertanya kepada mereka apakah persaingan itu sehat, mereka akan menjawab dengan penuh antusias, bahwa persaingan bukan hanya sehat tetapi juga perlu! Mereka merasa persaingan mempunyai makna, tujuan dan arah; bahwa seseorang harus diberi hadiah karena melakukan “pekerjaan yang baik”. Tidak pernah terjadi pada mereka bahwa hadiah diperoleh karena bekerja dan bukannya hasil akhir

Kita bersaing dengan orang lain hanya jika kita merasa tidak yakin akan diri kita sendiri dan kemampuan kita.  Persaingan semata-mata adalah peniruan. Persaingan sudah ada sejak awal masa kanak-kanak karena kebutuhan kita untuk meniru orang lain. Orang yang kompetitif merasa bahwa orang lain lebih baik dari dirinya dan mulai membuktikan hal yang sebaliknya. Ia berjuang untuk melebihi mereka yang menurutnya unggul. Akibatnya ia selalu membandingkan dirinya dengan orang-orang disekitarnya. orang yang kompetitif selalu memerlukan orang lain untuk mengukuhkan betapa baiknya ia melakukan sesuatu.

Sebaliknya individu yang madiri, tidak merasakan keharusan untuk bersaing. Ia tidak perlu memperhatikan apa yang dilakukan orang lain atau menjadi “lebih baik dari” orang lain. Dengan menyadari kemampuannya secara apa adanya, ia berjuang untuk memperoleh yang terbaik di dalam kehidupannya sendiri. Satu-satunya persaingan adalah dengan dirinya sendiri; untuk mencapai pertumbuhan pribadi yang lebih besar.

0 komentar:

Poskan Komentar

sedikit coretan darimu sangat berarti untukku menjadi lebih baik lagi. apapun itu tumpahkanlah isi pikiranmu tentang tulisan ini, terimakasih

 

mongyimongyi !! Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea