Kamis, 05 April 2012

tugas akhir skripsi; pengalaman tersulit berakhir indah

Diposkan oleh mongyimongyi di 10.29
Reaksi: 

Menurut teman-teman, pengalaman tersulit apa yang pernah dialami ?

Kalau saya pengalaman tersulit yang saya alami adalah ketika harus berjibaku dengan penulisan tugas akhir strata 1 alias skripsi. Kala menyusun skripsi inilah, saya benar-benar menguras materi, waktu, tenaga, pikiran dan juga emosi. Banyak pokoknya yang harus dikorbankan untuk menyelesaikan syarat memperoleh gelar sarjana sains (s.si) ini. Hanya demi sebuah pengakuan dari masyarakat luas bahwa kita adalah seseorang yang pernah menginjak jenjang pendidikan sampai perguruan tinggi. 

Berawal dari pencarian judul yang tak kunjung dapat, berpikir memutar otak, buku kecil selalu ditangan karena siapa tahu ketika pulang kuliah atau pergi kesuatu tempat bahkan sedang dalam perjalanan pulang kampong, otak terus peras untuk mengeluarkan sari ide yang tepat dan mudah tanpa biaya mahal. Sebulan pengembaraan akhirnya judul idaman ditemukan, langsung konsultasi terlebih dahulu sama dosen pembimbing akademik. Terpaksa memasang muka tebal, saya masuk ruangan dosen saya, langsung saya tunjukkan coretan proposal hasil print computer. Harap-harap cemas menunggu, akankah proposal ini layak di ACC atau akankah saya harus mengulang berkelana lagi. Tiba-tiba muncul seutas senyum di bibir dosen saya, pertanda baik muncul, kepercayaan diri entah datang dari mana tiba-tiba melonjak naik, sebisa mungkin saya menjelaskan arah proposal ini seperti apa. Dan palu pun di ketok sang dosen. Alhamdullilah judul proposal skripsi di terima bulan desember 2009 (lupa hari dan tanggalnya) he,,,,satu masalah terselesaikan. 

Konsultasi pun gencar saya lakukan, bahkan tiap hari saya samperin dosen PA yang sekaligus dosen pembimbing 1 skripsi untuk hanya sekedar memberikan masukan. Coretan demi coretan memenuhi lembar demi lembar proposal saya. Setelah seminggu sibuk dengan perbaikan dan perbaikan proposal, tepat tanggal minggu pertama bulan januari 2010, saya harus meninggalkan kampus selama 1 bulan 15 hari untuk melaksanakan mata kuliah terakhir yaitu KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Lombok tengah tepatnya di desa SABA dusun TERENTEM. Otomatis kampus tercinta saya tinggalkan sementara waktu dengan proposal yang jauh dari semupurna. Selama di terentem, proposal hilang dari pandangan dan pikiran saya, saya fokuskan diri untuk menyelesaikan pengabdian kepada masyarakat karena kesibukan setiap hari dengan program utama yaitu AKINO, ADINO dan AKSANO plus program-program tambahan yang cukup menyibukkan kami sekelompok. Saya ingat betul, tanggal 1 maret 2010 kami meninggalkan dusun terentem dengan kesedihan mendalam karena merasa kehilangan walaupun kedekatan kami dengan warga terhitung singkat. Air mata menetes mewarnai perpisahan kami.

Kembali ke mataram, kehidupan berputar kembali seperti biasa. Saya pun langsung bertindak supaya tidak ketinggalan jauh karena kejaran waktu yang semakin mepet dengan jadwal yudisium di kalender akademik. Dengan senyum lebar sambil mengayuh sepeda dengan santai, dari kejauhan kampus KIMIA MIPA UNRAM sudah ramai mengerubuni papan pengumuman, ada apakah gerangan ?. sepeda kesayangan pun diparkir di tempat khusus seperti biasa kemudian langsung bergabung menyerobot paling depan. Mata langsung membaca judul proposal penelitian, mencari nama SRI HANDAYANI dan ketemu juga. Tapi ada yang salah dengan nama pembimbing saya. Dosen pembimbing 1 pak S dan dosen pembimbing 2 buk SS. Dengan kepasrahan yang sangat, saya pun menerima penggantian dosen pembimbing ini, saya menguatkan diri mungkin aka nada hikmah dibalik pristiwa ini. By-bye yudisium bulan agustus. 

Bertemu dosen pembimbing 2 pertama kali, langsung memampang muka cemooh pada tulisan proposal saya, bahkan coretannya membanjiri halaman proposal itu. Imbasnya disuruh susun ulang dari awal, konsultasi per BAB tiap hari mulai dari latar belakang sampai prosedur penelitian. BAB latar belakang pun menghabiskan waktu sekitar 1 bulan lebih untuk di ACC, lanjut ke BAB 2 kajian pustaka yang kira-kira  butuh waktu 3 minggu dan prosedur penelitian hanya memakan waktu 2 minggu untuk membenahinya Karena aka nada selalu konsultasi jalan sama dosen pembimbing. Dan alhamdullilah untuk dosen pembimbing 1 hanya butuh waktu 2 minggu untuk menyetujui proposal saya. 

Penelitian pun dimulai, masuk LAB juni, percobaan pertama gagal, ulangi lagi sampai akhirnya 5 bulan di dalam LAB penelitian saya. Berbagai suka duka saya lalui dalam LAB yang penuh dengan bahan kimia dan alat-alat analisis. Apalagi memikirkan biaya penelitian yang semakin membengkak dari rencana biaya semula. Waduhhh…

Skripsi di ACC, seminar dan ujian menunggu. Tapi saya sangat bersyukur sekali karena Allah mempermudahkan jalan saya untuk menyelesaikan ini semua, walaupun penuh rintangan. ketika seminar, dosen pembimbing 2 saya sakit, tapi untung dosen pembimbing 1 saya mau melakukan seminar sesuai jadwal tanpa dosen pembimbing 2. Ketika ujian pun pertolongan Allah datang, dosen penguji saya adalah seorang professor kimia organic, sedangkan penelitian saya mengarah ke kimia analitik, khawatir nanntinya akan dikupas habis mengenai organik, tapi ternyata keberuntungan berada di pihak saya. Sampai akhirnya saya dinyatakan lulus dan berhasil di yudisium bulan November dan berhak mendapatkan gelar sarjana sains disingkat s.si di belakang nama saya. 

Resmi di wisuda tanggal 27 Novermber 2010, hari bersejarah dan tak kan terlupakan. Asyiknya tanggal ini karena sama dengan tanggal kelahiran saya tanggal 27 (angka keberuntungan) he…

Alhamdullilah, ternyata memang ada hikmah dibalik semua pristiwa. Allah memberikan apa yang kita butuhkan dan menangguhkan apa yang kita minta. Karena belum tentu apa yang kita minta adalah sesuatu yang paling kita butuhkan saat itu juga. 

Terimakasih buat ALLAH SWT, tuhanku, pelindungku, dan kekasihku. Terimaksih buat keluarga ku, orang tuaku, kakak dan adikku, dosen pembimbingku,  Keomapta buat onni-onni ku, QQ onni, yusu onni, shofil onni, lu2 onni, dian onni, ana onni, dan juga thanks to sahabatku yang entah sekarang berada dimana, terpisah karena kesibukan masing-masing ATun, DiAnti, dan AniM. Terimaksih buat almamater ku KIMIA 06. Sungguh kenangan ini akan tersimpan abadi sepanjang hembusan nafas ku.


0 komentar:

Poskan Komentar

sedikit coretan darimu sangat berarti untukku menjadi lebih baik lagi. apapun itu tumpahkanlah isi pikiranmu tentang tulisan ini, terimakasih

 

mongyimongyi !! Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea